Buku “WITHOUT BORDERS” sungguh patut dibaca hingga selesai (bahkan diulang kembali), yg mengisahkan bagaimana seorang Iwan Sunito, yg berawal dari nobody menjadi somebody, berawal dari seorang anak yg sebelumnya dikatakan “goblok” kemudian ber-evolusi (menjalani 5 tahap evolusi) menjadi seseorang yg dikagumi begitu luar biasa di Australia dan dalam negeri, sebagai Raja Properti.

Dimulai dari perjalanan awal sebagai seorang anak kecil yg biasa saja, selain jago menggambar, dilanjutkan membentuk pondasi  selanjutnya (sering mengukir kayu) ketika berpindah ke surabaya, hingga terjadilah awakening yg mengubah seorang Iwan Sunito, hingga menembus batas dari seorang anak yg dikatakan goblok hingga dapat berprestasi. Banyak orang sering mengeluhkan ‘saya tidak bisa’ atau ‘saya tidak mampu’. Masalahnya adalah bukan terletak pada bisa atau tidaknya, tapi apakah anda mau atau tidak, jika anda mau maka anda pasti mampu, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai-nilai akademis hingga akhirnya mengantarkan Iwan Sunito untuk bisa kuliah di Universitas terkemuka Australia.

Setelah lulus kuliah pun, dalam membangun karirnya sebagai arsitek, timbul masalah awal seperti kurangnya pengalaman, modal dan koneksi, hingga pada akhirnya berkolaborasi dengan keluarga (paman&bibi Iwan), Anthony Sun dan Paul Sathio membentuk Crown Group, yang pada akhirnya nantinya tinggal menyisakan Iwan Sunito dan Paul Sathio yang saling melengkapi, bukan saling berkompetensi.

Dalam mengembangkan Crown Group, beliau memiliki prinsip yang layak ditiru seperti we are not buy the people, but we build the people karena beliau percaya bahwa great people akan menghasilkan great leader too. Metode yang digunakan untuk mencari karyawan adalah 3C (Chemistry, Character   & Capacity).

Dalam membangun suatu proyek, Crown Group selalu menanamkan DNA-nya yaitu SPACE (Substance, Prestige, Architectural Inteligence, Commercial and Experience), hingga karya-karya selalu disukai dan menarik minat investornya. Sedangkan Corporate DNA yang ditanamkan oleh beliau adalah can-do mindset, winning mentality dan begin with the end in mind, hingga membuat bisnis Crown Group disebut burgeoning company.

Demikianlah resensi buku “WITHOUT BORDERS” yang berhasil mengorek informasi secara detil dan menyeluruh (hingga 3 tahun, yg dikerjakan dengan tekun dan gigih oleh bapak Teguh Sri Pambudi) setelah bapak Iwan Sunito berkenan menceritakannya dan berbagi kepada kita semua, seperti pepatah bijak mengatakan “everyone has a story to tell“.

 

Regards,

 

Bambang Muliyadi

 

 

note : pada buku ini bisa kita jumpai pula beberapa referensi buku bagus yang juga layak anda baca :

Tipping Pformat1oint ~ Malcolm Galdwell

Hero’s Journey ~ Joseph Campbell

The Power of Habit ~ Charles Duhigg

The Power of Thingking ~ Norman Vincent Peale

Blue Ocean Strategy

7 Habits of Highly Effective People ~ Steven R Covey

Blink* ~ Malcolm Gladwell (3C)

 

 

 

 

Advertisements