Kisah inspiratif

Seorang lelaki kaya nan sombong berjalan di keramaian pasar … seorang wanita paruh baya penjual minyak samin , dengan kendi di atas kepala sambil membawa ember ditangan kanan …melintas di hadapannya …

Lelaki itu bertanya : ” wahai wanita … dagangan apa yang engkau bawa ?” … yang ditanya menjawab : ” minyak samin tuan ” … ” coba aku pingin lihat ” lelaki itu berkata dengan nada suara datar … susah payah … wanita paruh baya itu menaruh ember yang ia bawa lalu berusaha menurunkan kendi … dan … ” tes .. tes ” … gemetar tangan si wanita membuat kendi berguncang .. sedikit minyak samin tumpah , menetes mengenai baju lelaki itu ..

Seketika … amarah lelaki itu meledak … tanpa belas kasihan ia menghardik wanita malang penjual minyak samin :” aku tidak terima .. kau harus membayar bajuku yang engkau kotori ini ” … ” Maaf tuan … saya tidak sengaja … maafkanlah saya ” memelas wanita itu bersimpuh menghiba .. ” enak saja … tidak bisa … ayo bayar bajuku ini ” bertambah tinggi suara amarah lelaki itu …

Tak berdaya … dengan suara lirih wanita malang itu memberanikan diri bertanya : ” memangnya berapa harga baju tuan ini ?” … ” baju ini harganya 1000 dinar .. ayo bayar ” … kaget sekali wanita itu .. ia menghiba : ” dari mana uang sebanyak itu tuan … sy ini wanita miskin ” …

Emosi dan kesombongan lelaki itu memuncak : ” aaah … saya tidak mau tau itu .. baju yang kau kotori ini harus kau bayar ” …

Pemandangan menyedihkan ini menyebabkan terhentinya langkah seorang lelaki muda … ia lalu berdiri disisi wanita malang itu sambil berkata : ” ini uang 1000 dinar … biar baju tuan yang mulia ini saya bayar ” … ia mengeluarkan kantung uang dari saku bajunya dan memberikannya pada lelaki jumawa yang lalu menerima dan menghitung uang 1000 dinar dengan mata berbinar …

Wanita itu berterimakasih berkali2 pada lelaki muda dewa penolongnya itu ..

Merasa uang yang ia inginkan sudah diperoleh laki2 sombong itu hendak melangkah pergi … ” eeh nanti dulu ” hardik lelaki muda itu .. ” Ada apa lagi ?” balasnya ketus … dengan tenang lelaki muda itu berkata : ” kan sudah saya bayar bajumu itu .. sini … berikan baju itu padaku … itu baju milikku ” … Terbelalak mata lelaki sombong itu berkata : ” lha jadi saya berjalan di pasar ini telanjang bulat ” …

Ketus lelaki muda menjawab : ” itu bukan urusan saya … bawa sini sy sudah bayar 1000 dinar… itu baju milik saya ” … Orang2 yang sedari tadi berkerumun dan geram dengan kelakuan si lelaki sombong rame2 berteriak : ” ayo buka bajunya ” … ” serahkan bajunya … itu bukan milikmu ” …

Merasa terpojok dengan suara memelas si sombong menundukkan kepala berkata pada lelaki muda : ” ini … ambil kembali uangmu ini … aku tidak jadi menjual bajuku ini ” ….

Laki2 muda berkata : ” siapa bilang sya mau menjual baju itu … sy tidak ingin menjualnya .. sini … serahkan bajuku ” …

Pucat pasi wajah si lelaki sombong … ia menghiba : ” tolonglah … jual kembali baju ini padaku ” … setelah memohon berkali2 akhirnya laki2 muda itu berkata : ” baiklah … tapi karena baju itu milikku … aku tidak akan menjualnya kecuali dengan harga 2000 dinar ” …

Pahit dirasa ludah yang terpaksa ditelan laki2 sombong itu demi mendengar omongan ini … dengan wajah yang tetap menunduk ia lalu merogoh koceknya 2000 dinar … menyerahkannya pada lelaki muda … dan secepatnya berlalu pergi diiringi riuh rendah suara sorakan orang2 di pasar itu …

Laki2 muda itu lalu mengulurkan uang 2000 dinar itu pada wanita penjual minyak samin yang sedari tadi masih terduduk bersimpuh di dekatnya … ” ibu … ini hadiah dariku untukmu ” ….

Saudaraku … ingatlah selalu … siapa yang merendah ALLAH akan meninggikannya … siapa yang sombong … ALLAH akan merendah kannya … di dunia ini … dan juga di akhirat nanti …. nafa’ani wa iyyakum …
Semoga Allah menghilangkan kesombongan kita

Amiiin ya robbal alamiin. .

Advertisements