*KETIKA ADA WAKTU*
By GC – Dec 30, 2016

Seorang pengusaha yang sangat berhasil dalam usahanya suatu ketika memutuskan untuk istirahat dari usaha & kehidupan bisnisnya yang dirintisnya sejak lama dan dengan usaha yang luar biasa besarnya serta pengorbanan yang tidak sedikit. Ia ingin rileks dan menikmati kemewahan yang sudah dimilikinya.

Namun ketika ia sedang sibuk memikirkan bagaimana menikmati liburannya, seorang malaikat pencabut nyawa datang padanya & mengajaknya pergi meninggalkan dunia ini.

Sebagai orang yang memiliki banyak uang, ia memutuskan untuk bernegosiasi dengan malaikat itu & membeli tambahan waktu baginya untuk bisa tetap hidup. Berapa pun biayanya. Namun malaikat itu tidak bergeming.

Dengan putus asa ia berkata pada malaikat maut: “Tolonglah, berikan aku waktu 1 jam, supaya aku bisa mengagumi keindahan dunia ini untuk yang terakhir kalinya serta menghabiskan waktu berbahagia dengan keluarga ku serta teman-teman yang sudah sejak lama aku idam-idamkan untuk bisa bersama mereka namun tidak bisa karena saya harus bekerja dan bekerja.” Namun malang bagi sang pengusaha. Malaikat Maut itu tidak tergerak hatinya dengan cerita si pengusaha.

Akhirnya, pria itu dengan putus asa berkata pada sang malaikat maut: “Berikanlah aku waktu 1 menit aja untuk menuliskan sebuah catatan perpisahan”. Untuk ini permohonannya dikabulkan.

Inilah isi catatan perpisahan tersebut:

“`“Ketika ada waktu, Gunakanlah waktu yang diberikan padamu secara bijaksana. Ingatlah bahwa saya bahkan tidak dapat membeli 1 jam hidup dengan seluruh harta dunia yang saya miliki. Ketika ada waktu, Dengarkan suara hatimu dan periksalah apakah semua yang kita lakukan di dunia ini sungguh-sungguh memberikan Nilai yang sejati / kekal? Ketika ada waktu, Syukurilah setiap menit dari hidupmu”.“`

Ingatlah ketika Ketika ada waktu, rencanakan waktu kita dengan bijaksana. Investasikan waktu kita pada kegiatan-kegiatan yang bukan hanya mengumpulkan materi duniawi saja. Melainkan investasikan waktu pada kegiatan-kegiatan yang memberikan kebahagiaan bukan hanya pada diri kita melainkan juga pada diri keluarga serda handai taulan kita juga pada Tuhan kita. Sebab hal inilah yang memberikan Nilai yang sejati / kekal.

Ingatlah bahwa ketika kita tidak bahagia sesungguhnya kita tidak hidup melainkan hanya “exist” saja. Mari putar roda-roda kehidupan kita dengan dinamika hidup yang indah yang seimbang antara karir – keluarga – kehidupan sosial & spiritual kita.

Steve Jobs pernah berkata: “Waktu Anda sangat terbatas, jangan disia-siakan untuk hidup berdasarkan kehidupan orang lain. Jangan terperangkap dalam kepercayaan bahwa Anda harus hidup berdasarkan apa yang orang pikirkan untuk Anda. Jangan biarkan keributan pendapat-pendapat orang lain menenggelamkan suara hati Anda. Dan hal yang paling penting adalah milikilah keberanian untuk mengikuti kata hatimu dan intuisimu.”

Ini adalah hari terakhir saya mengirimkan inspirasi pagi. Saatnya bagi saya untuk mengucapkan Selamat Tinggal 2016. Tapi setelah pikir-pikir, ucapan selamat tinggal itu menyedihkan dan oleh karenanya saya ingin mengucapkan Halo aja. Halo 2017, Halo untuk sebuah petualangan baru. Doa saya untuk semuanya semoga Tahun 2017 memberikan lebih banyak kesuksesan, kebahagian serta kesehatan yang lebih baik.

_”The fear of death follows from the fear of life. A man who lives fully is prepared to die at any time.”_ Mark Twain

Have a GREAT New Year In Advance! GC

Advertisements