“Dikutip dari Buku Karya Ausberg 49 tahun buku yang berjudul “THE LAST LECTURE”
(Pengajaran Terakhir) yang menjadi salah satu buku best-seller di tahun 2007.”

KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP ANDA LEBIH BAIK,

terdiri atas
–Personality,
–Community and
–Life.

Berikut penjelasannya:

A. PERSONALITY:

1. Jangan membandingkan hidup Anda dengan orang lain karena Anda tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui.

2. Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada diluar kendali Anda, melainkan salurkan energi Anda menuju kehidupan yang dijalani saat ini, secara positif

3. Jangan bekerja terlalu keras, jangan lewati batasan Anda.

4. Jangan memaksa diri Anda untuk selalu perfect, tidak ada satu orang pun yang sempurna.

5. Jangan membuang waktu Anda yang berharga untuk gosip.

6. Bermimpilah saat anda bangun (bukan saat tertidur).

7. Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan Anda.

8. Lupakan masa lalu. Jangan mengungkit kesalahan pasangan Anda di masa lalu. Hal itu akan merusak kebahagiaan Anda saat ini.

9. Hidup terlalu singkat untuk membenci siapapun itu.

10. Berdamailah dengan masa lalu Anda agar hal tersebut tidak menganggu kehidupan masa kini.

11. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda kecuali Anda.

12. Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar. Masalah adalah bagian daripada kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika) tetapi, pelajaran yang Anda dapat bertahan seumur hidup.

13. Senyumlah dan tertawalah.

14. Anda tidak dapat selalu menang dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan.
B. COMMUNITY:

15. Hubungi keluarga Anda sesering mungkin

*16. Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain.

17. Ampuni setiap orang untuk segala hal

18. Habiskan waktu dengan orang-orang di atas umur 70 dan di bawah 6 tahun.

19. Coba untuk membuat paling sedikit 3 orang tersenyum setiap hari.

20. Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda bukanlah urusan Anda.

21. Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda di saat Anda sakit, tetapi keluarga dan teman Anda. Tetaplah berhubungan baik

C. LIFE:

22. Jadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda.

23. Tuhan menyembuhkan segala sesuatu.

24. Lakukan hal yang benar.

25. Sebaik/ seburuk apapun sebuah situasi, hal tersebut akan berubah.

26. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan keluarlah!.

27. Yang terbaik belumlah tiba.

28. Buang segala sesuatu yang tidak berguna, tidak indah, atau mendukakan.

29. Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasihlah pada Tuhan untuk itu.

30. Jika Anda mengenal Tuhan, Anda akan selalu bersukacita. So, be happy.

Mati tdk menunnggu Tua….Mati tidak menunggu sakit…nikmati hidup….sebelum hidup tidak bisa di nikmati.
Sahabatku !,
Saat membaca dan selesai menyimak semua hal di atas, kami mohon kepada sahabatku untuk membagikan tulisan ini kepada “orang” yang kita cintai, “teman” sepermainan kita, “teman” kantor, maupun “orang” yang tinggal dengan kita.

Pengetahuan ini tidak hanya akan memperkaya kita, tetapi juga orang disekeliling kita.

INDAHNYA BERBAGI…!!
Kobe HBP Indonesia, PM 679
[9:01 AM, 8/11/2016] +62 856-4649-5569: STRATEGI SALAH SEBENARNYA DI MINDSET ANDA SENDIRI.
==============
Banyak sekali inbok atau ketemuan soal bisnis dan jualan disaya, dan hasilnya masih nihil. Ternyata mindsetnya dia sendiri masalahnya

Saya sudah curiga sejak awal, bahwa ketika penjualan teman-teman sepi, masalahnya bukan pada strategi yang salah. Strategi yang salah bukan akar masalahnya. Akar masalah sesungguhnya adalah mindset yang salah.

Beberapa teman yang punya produk-produk untuk dijual, lalu setelah mereka publish iklannya (anggap saja mereka sudah mengiklankannya. Meski saya nggak yakin) dan ternyata nggak laku.

Lalu saya tanya, “Kenapa kira-kira iklan kita nggak menghasilkan penjualan?”.
Dan jawabannya “Produk-produknya mahal Mc Ken..”

Jawaban ini menunjukkan mindsetnya. Bahwa pada dasarnya dia menganggap ini produk mahal. Dan menganggap bahwa nggak mungkin ada yang mau beli. Karena dia sudah mempersepsikan bahwa ini produk mahal dan nggak akan ada yang mau beli, maka iklannya pun asal-asalan. Dia nggak mau mencari cara untuk membuat produk ini terjual.
Mentok sampai disitu pikirannya.

Sebenarnya, kita bisa menjual sebuah produk mahal bahkan ke orang yang bukan segmentasinya.

Karena terbukti, di luar sana, ada orang yang bukan segmentasi pasar sebuah produk, tapi malah membeli produk itu. Misal : tukang sayur yang beli motor sport harga 50jutaan. Tukang sayur jelas bukan segmen dari penjual motor sport itu.

Semoga menginspirasi..

Cocok?

Salam beken!

Advertisements