Seri 39 Cara Berbahagia (Part - 7)

Ultimate Happiness = Love + Excellence

Apa kabar bapak ibu? Lama saya tidak menjumpai anda dlm serial tulisan 39 cara unt bahagia. Tadi di Mushola Bandara saya berdzikir dan merenungkan, bidang apa yg benar2 akan saya geluti jika saya mau mengambil PhD? Lalu saya menimbang2 apa kira2 yg paling dibutuhkan banyak orang khususnya Bangsa kita sekaligus juga satu bidang yg saya semangat menghabiskan umur saya unt menekuninya.

Saya sebulan terakhir memikirkan hal itu siang malam. Tiba2 menjadi jelas dalam benak saya saat dzikir bakda Isya' itu bahwa ada 2 masalah besar bangsa kita ini yg kalau 2 masalah itu menemukan solusinya maka kita akan menjadi bangsa besar.

Compassion = Loving-Kindness

Masalah besar pertama adalah terkikisnya semangat Cinta dan kebaikan hati. Saya sedih kalau lihat berita atau membuka sosial media. Isinya dipenuhi kekerasan baik fisik maupun verbal. Maka saya kira sudah sangat urgent untuk menularkan virus compassion, roufur rohim, Cinta dan kebaikan hati diantara kita. Sebelum budaya kekerasan dan merasa benar sendiri ini benar2 merajalela, kita perlu sekali menyebar luaskan semangat kerendahan hati dan cinta kebaikan hati ke sekitar kita.

Jadi ini fokus pertama penelitian, pembelajaran dan gerakan saya: Menebar semangat cinta dan kebaikan hati (Love). Selain Cinta pada sesama, bentuk cinta lain yg bahkan memberikan kebahagiaan yg paling tinggi adalah Cinta pada Sang Maha Kekasih. Ini pun sangat perlu kita sosialisasikan unt membangkitkan kebahagiaan puncak pada para Hamba Tuhan.

Excellence = Menjadi yang Terbaik

Salah satu perbedaan mencolok antara negara yang berkemajuan dengan negara tertinggal adalah dalam semangat menjadi yg terbaik, melakukan yg terbaik dan memberikan yg terbaik (culture of excellence).

Saat di Bandara Singapore, di hampir tiap pintu Toilet kita akan menemukan papan elektronik unt mensurvey seberapa excellent-kah kenyamanan toilet tsb. Mereka melakukan usaha sejauh itu krn saking inginnya memberikan yg terbaik buat para Tamu bandara. Dan ini kita temui dalam hampir tiap bidang. Dan kita rasakan menjadi nafas sehari2 negara2 yg unggul dan maju.

Jadi di akhir dzikir saya tadi, saya berpikir, seandainya saya fokuskan proses belajar dan karya saya di 2 bidang ini saja. Maka insya Allah saya akan bisa memberikan kontribusi yg besar buat banyak orang.

Saya bermimpi, jika kita bisa memiliki kembali Cinta Sejati (baik pada Sang Maha Kekasih & Pada Para Mahluk-Nya) dan Berkomitmen untuk memiliki Culture of Excellence, dimanapun kita berada.. Di sekolah, di tempat kerja, di kantor pemerintah, bahkan di keluarga kita,  maka kita akan menjadi bangsa besar. Dan sebagai bonusnya, kita akan meraih puncak kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat.

"Berikan yg Terbaik dengan Sepenuh Cinta, karena di situlah Puncak Bahagia"

A Faiz Z
Diatas Langit Jakarta
Jumat, 12 Feb 2016, 21.31
Advertisements