Seutas Dawai(Don't Give Up)

Pemain biola Italia Niccolò Paganini (1782-1840) sedang memainkan sebuah lagu yang sulit di hadapan sejumlah besar penonton. Tiba-tiba seutas dawai biolanya putus, tetapi ia tetap melanjutkan permainannya, berimprovisasi dengan indahnya. Kemudian dua utas dawai putus lagi dan ia menyelesaikan lagunya dengan bermain pada satu dawai saja.

Ketika tepuk tangan penonton berhenti, ia mengangguk pada dirigen untuk mengulang lagu itu demi memenuhi permintaan penonton. Pemain biola itu tersenyum pada penonton dan berseru: "Paganini. dan seutas dawai!" Sambil meletakkan alat musik itu di bawah dagunya, ia memainkan lagu itu lagi hanya dengan satu dawai.

Dengan merenungkan hal itu, Charles Swindoll menuliskan: "Makin lama aku hidup, makin yakinlah aku bahwa kehidupan terdiri dari sepuluh persen peristiwa yang terjadi pada kita dan sembilan puluh persen cara kita menanggapinya."

Apakah Anda mengizinkan kesengsaraan hidup membuat Anda berkecil hati atau bahkan lumpuh sama sekali? Dengan pertolongan Allah, gunakanlah "seutas dawai" yang masih Anda miliki dan Jangan Menyerah
Advertisements